Monday, 20 August 2012

6. SURAH Al-An'am

6. SURAH Al-An'am
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Segala puji bagi Allah, Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, yang menjadikan kegelapan dan cahaya. Namun begitu orang yang kafir terhadap Tuhannya masih juga mempersekutukan Dia dengan sesuatu yang lain.
[2]
Dialah yang menciptakan kamu daripada tanah, dan Dia menentukan ajal (kematian) dan satu lagi ajal yang tertentu di sisiNya. Namun kamu masih juga meragui.
[Ajal kedua hanya Allah yang mengetahuinya]
[3]
Dan Dialah Allah di langit dan di bumi. Dia mengetahui apa yang kamu rahsiakan dan apa yang kamu zahirkan, dan Dia mengetahui apa yang kamu usahakan.
[4]
Dan tidak datang suatu tanda kepada mereka dari tanda-tanda Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
[5]
Demi sesungguhnya, mereka telah mendustakan kebenaran ketika ia sampai kepada mereka. Oleh itu, akan datanglah kepada mereka berita yang mereka selalu ejek-ejekkan itu.
[6]
Tidakkah mereka memerhatikan dan memikirkan berapa banyak umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, keteguhan yang tidak Kami berikan kepada kamu, dan Kami turunkan hujan atas mereka dengan lebatnya, dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka akibat dosa mereka, dan Kami ciptakan sesudah mereka, suatu umat yang lain?
[7]
Dan sekiranya Kami turunkan kepadamu (Muhammad) sebuah kitab di atas kertas, kemudian mereka memegangnya dengan tangan mereka sendiri, nescaya orang-orang yang kafir itu akan juga berkata “Ini tidak lain, hanyalah sihir yang terang lagi nyata”
[8]
Dan mereka berkata “Mengapa tidak diturunkan malaikat kepadanya?” Padahal kalaulah Kami turunkan malaikat, nescaya selesailah perkara itu, dan mereka tidak lagi diberikan tempoh.
[9]
Dan kalaulah Kami jadikan dia (Rasul dari kalangan) malaikat, tentulah Kami jadikan dia berupa seorang lelaki, dan tentulah Kami juga akan membuat mereka ragu sebagaimana mereka ragu kini.
[10]
Dan demi sesungguhnya! Telah diperolok-olok beberapa orang Rasul sebelummu, lalu orang-orang yang mencemuh di antara mereka, ditimpa bagi apa yang mereka telah perolok-olokan itu.
[11]
Katakanlah “Mengembaralah kamu di muka bumi, kemudian perhatikanlah akibat buruk orang-orang yang mendustakan itu”
[12]
Tanyakanlah “Hak milik siapakah segala yang ada di langit dan di bumi?” Katakanlah “Adalah milik Allah” Dia telah menetapkan atas diriNya kasih sayang. Demi sesungguhnya, Dia akan menghimpunkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada sebarang keraguan padanya. Orang-orang yang merugikan diri sendiri, mereka itu tidak beriman.
[13]
Dan kepunyaan Dia jualah segala yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
[14]
Katakanlah “Patutkah aku mengambil pelindung yang lain dari Allah, Pencipta langit dan bumi, dan Dia yang memberi makan dan bukan Dia yang diberi makan?” Katakanlah “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama sekali berserah diri kepada Allah" "Dan Janganlah menjadi dari golongan orang-orang yang mempersekutukan (Allah)”
[15]
Katakanlah “Sesungguhnya aku takut azab hari yang besar, jika aku menderhakai Tuhanku”
[16]
Barang siapa yang dijauhkan daripada itu pada hari tersebut, maka sesungguhnya Dia telah memberikan rahmat kepadanya. Dan itulah kejayaan yang nyata.
[17]
Dan jika Allah menimpakan engkau kemudaratan, maka tidak ada sesiapapun yang dapat menghapuskannya melainkan Dia. Dan jika Dia melimpahkan engkau kebaikan, maka Dia adalah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
[18]
Dan Dialah yang Berkuasa atas sekalian hambaNya. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
[19]
Tanyakanlah “Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya?” Katakanlah “Allah. Dia menjadi Saksi antara aku dengan kamu. Diwahyukan kepadaku Al-Quran ini, supaya aku memberi amaran dengannya kepada kamu dan sesiapa sahaja yang ia (seruan Al-Quran) telah sampai. Apakah kamu mengakui bahawa terdapat beberapa tuhan yang lain bersama-sama Allah?” Katakanlah “Aku tidak mengakuinya” Katakanlah lagi “Dialah Tuhan Yang Maha Esa, dan sesungguhnya aku berlepas dari apa yang kamu sekutukan”
[20]
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab, mereka mengenalinya sebagaimana mereka mengenali anak-anak mereka sendiri. Orang-orang yang merugikan diri sendiri, mereka itu tidak beriman.
[21]
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan perkara-perkara dusta terhadap Allah, atau yang mendustakan tanda-tandaNya? Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan berjaya.
[22]
Dan pada hari ketika Kami himpunkan mereka semua, kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang menyekutukan sesuatu yang lain dengan Allah “Manakah mereka yang dahulu kamu dakwakan?”
[23]
Kemudian tidaklah ada rayuan mereka selain dari mereka menjawab “Demi Allah Tuhan kami, kami tidak pernah menjadi orang-orang yang menyekutukan”
[24]
Lihatlah bagaimana mereka berdusta terhadap diri mereka sendiri, dan bagaimana hilang lenyapnya daripada mereka apa yang mereka telah ada-adakan.
[25]
Dan di antara mereka ada yang mendengarmu, padahal Kami telah jadikan tutupan berlapis-lapis atas hati mereka, yang menghalangi mereka dari memahaminya, dan pada telinga mereka penyumbat. Dan kalaupun mereka melihat tiap-tiap tanda (mukjizat jelas), mereka tidak juga akan mempercayainya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu sambil membantahmu, berkatalah orang-orang yang kafir itu “Ini tidak lain hanyalah cerita-cerita dongeng orang-orang dahulu kala”
[26]
Dan mereka melarang (orang ramai) daripadanya dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, padahal mereka hanya membinasakan diri sendiri sedang mereka tidak sedari.
[27]
Dan sekiranya engkau melihat ketika mereka dihadapkan kepada neraka, lalu mereka berkata “Kiranya kami dikembalikan semula, dan kami tidak lagi akan mendustakan tanda-tanda Tuhan kami, dan menjadilah kami dari golongan yang beriman”
[28]
Tetapi telah nyata bagi mereka apa yang mereka sembunyikan dahulu. Dan sekiranya mereka dikembalikan semula sekalipun, tentulah mereka kembali kepada apa yang telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka.
[29]
Dan tentulah mereka akan berkata pula “Tiadalah selain kehidupan kita di dunia ini, dan tidaklah kita akan dibangkitkan semula”
[30]
Dan sekiranya engkau melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhan mereka, lalu Dia berfirman “Bukankah ini suatu perkara yang benar?” Mereka menjawab “Benar, demi Tuhan kami!” Dia berfirman lagi “Oleh itu, rasakanlah azab seksa neraka disebabkan kamu mengingkari”
[31]
Sesungguhnya telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan menghadap Allah, sehingga apabila Saat datang secara mengejut kepada mereka, mereka berkata “Aduhai kesalnya kami atas apa yang telah kami cuaikan mengenainya!” Sambil mereka memikul dosa-dosa di belakang mereka. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu.
[32]
Dan tiadalah kehidupan dunia melainkan permainan sia-sia dan hiburan melalaikan. Dan demi sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Oleh itu, tidakkah kamu mahu berfikir?
[33]
Sesungguhnya Kami mengetahui, apa yang mereka katakan itu akan membuat engkau berdukacita. Dan sesungguhnya, mereka sebenarnya bukanlah mendustakan kamu, tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.
[34]
Dan demi sesungguhnya, Rasul-rasul sebelummu pernah juga didustakan, lalu mereka sabar terhadap perbuatan orang-orang yang mendustakan dan menyakiti mereka, sehinggalah datang pertolongan Kami kepada mereka. Dan sememangnya tiada sesiapapun yang dapat mengubah Kalimah-kalimah Allah. Dan demi sesungguhnya, telah datang kepadamu sebahagian dari khabar berita Rasul-rasul tersebut.
[35]
Dan sekiranya pembangkangan mereka terhadapmu itu terasa amat berat bagimu, maka jika engkau sanggup mencari satu lubang di bumi atau satu tangga ke langit, supaya engkau dapat bawakan suatu tanda kepada mereka. Dan sekiranya Allah menghendaki, tentulah Dia menghimpunkan mereka di atas petunjuk. Oleh itu, janganlah menjadi dari kalangan orang-orang yang jahil.
[36]
Hanya orang yang mendengar sahajalah yang mematuhi, dan orang-orang yang mati, kelak Allah bangkitkan mereka semula, kemudian kepadaNya mereka dikembalikan.
[37]
Dan mereka berkata “Mengapa tidak diturunkan kepada dia suatu tanda daripada Tuhannya?” Katakanlah “Sesungguhnya Allah berkuasa menurunkan suatu tanda” Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
[38]
Dan tidak seekor binatang pun yang ada di bumi, dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat seperti kamu. Tiada suatupun yang Kami tinggalkan di dalam kitab ini, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.
[39]
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Kami, bisu dan tuli, di dalam gelap-gelita. Sesiapa yang dikehendaki Allah, nescaya disesatkanNya, dan sesiapa yang dikehendakiNya, nescaya Dia meletakkannya di atas jalan yang lurus.
[40]
Katakanlah “Terangkanlah kepadaku, jika datang kepada kamu azab Allah, atau datang kepada kamu Saat, adakah kamu akan menyeru yang lain dari Allah, jika betul kamu orang-orang yang benar?”
[41]
Bahkan Dialah yang kamu seru, lalu Dia menghapuskan bahaya yang kamu pohonkan kepadaNya jika Dia kehendaki, dan kamu tinggalkan apa yang kamu sekutukan.
[42]
Dan demi sesungguhnya, Kami telah menurunkan kepada umat-umat yang terdahulu sebelum kamu, kemudian Kami seksa mereka dengan kepayahan dan kesukaran, supaya mereka berdoa dengan merendah diri.
[43]
Maka mengapa mereka tidak berdoa kepada Kami dengan merendah diri ketika mereka ditimpa azab Kami? Tetapi sebenarnya hati mereka telah menjadi keras, dan syaitan pula memperelokkan kepada mereka apa yang mereka selalu kerjakan.
[44]
Dan ketika mereka melupakan apa yang telah diperingatkan kepada mereka, Kami bukakan tiap-tiap pintu, sehingga apabila mereka bergembira dan bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka, Kami seksa mereka secara mengejut, maka seketika itu mereka terdiam berputus asa.
[45]
Kemudian kaum yang zalim itu dibinasakan sehingga terputus keturunannya. Maka Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam.
[46]
Katakanlah “Bagaimana pendapat kamu, jika Allah melenyapkan pendengaran dan penglihatan kamu, dan mengunci hati kamu? Siapakah Tuhan selain Allah yang berkuasa mengembalikannya kepada kamu?” Lihatlah bagaimana Kami berulang-ulang memperlihatkan tanda-tanda Kami, kemudian mereka tetap juga berpaling.
[47]
Katakanlah “Bagaimana pendapat kamu, jika datang kepada kamu azab Allah secara tiba-tiba atau terang-terangan, siapakah yang akan binasa selain dari kaum yang zalim?”
[48]
Dan tidaklah Kami mengutuskan para rasul itu melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pembawa amaran. Kemudian sesiapa yang berbuat baik, maka tidaklah ada kebimbangan terhadap mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati.
[49]
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Kami, mereka akan ditimpa azab seksa disebabkan mereka selalu berlaku fasik.
[50]
Katakanlah “Aku tidak mengatakan kepada kamu perbendaharaan Allah ada di sisiku, dan aku pula tidak mengetahui perkara-perkara ghaib. Aku juga tidak mengatakan kepada kamu bahawa aku ialah malaikat, aku tidak menuruti melainkan apa yang diwahyukan kepadaku” Bertanyalah “Adakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Tidakkah kamu mahu berfikir?”
[51]
Dan berikanlah amaran dengannya kepada orang-orang yang takut akan dihimpunkan kepada Tuhannya, sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan tidak juga pemberi syafaat selain Dia, supaya mereka bertakwa.
[52]
Dan janganlah engkau usir orang-orang yang beribadat dan berdoa kepada Tuhan mereka pagi dan petang, dan menghendaki keredhaanNya semata-mata. Tidaklah engkau bertanggungjawab sesuatu apapun mengenai perbuatan mereka, dan mereka juga tidak bertanggungjawab sesuatu apapun mengenai perbuatanmu. Maka engkau mengusir mereka, nescaya menjadilah engkau dari kalangan orang-orang yang zalim.
[53]
Dan demikianlah Kami uji sebahagian mereka dengan sebahagian yang lain, supaya orang-orang itu berkata “Inikah orang-orang yang telah dikurniakan nikmat oleh Allah kepada mereka di antara kami?” Bukankah Allah yang lebih mengetahui akan orang-orang yang bersyukur?
[54]
Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat keterangan Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah “Mudah-mudahan kamu beroleh selamat! Tuhanmu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang. Bahawasanya sesiapa di antara kamu yang melakukan kejahatan dengan sebab kejahilannya, kemudian bertaubat sesudah itu, dan memperbaiki, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang”
[55]
Dan demikianlah Kami menerangkan Ayat-ayat satu persatu, dan supaya jelas jalan orang-orang yang berdosa.
[56]
Katakanlah “Sesungguhnya aku dilarang menyembah mereka yang kamu sembah yang lain dari Allah” Katakanlah lagi “Aku tidak akan menuruti hawa nafsu kamu, kerana jika aku turuti, sesungguhnya sesatlah aku, dan tidaklah aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk”
[57]
Katakanlah “Sesungguhnya aku tetap berada di atas bukti-bukti nyata daripada Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa yang kamu minta disegerakan. Hanya Allah jualah yang menetapkan keputusan. Dia menerangkan kebenaran, dan Dialah jua sebaik-baik Pemberi keputusan”
[58]
Katakanlah “Kalau ada padaku apa yang kamu minta disegerakan kedatangannya itu, nescaya selesailah perkara antaraku dengan kamu. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim”
[59]
Dan pada sisi Dia jualah kunci-kunci segala yang ghaib, tiada yang mengetahuinya melainkan Dia sendiri. Dan Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Dan tidak sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya, dan tidak sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak yang basah dan yang kering, melainkan (semuanya) tertulis di dalam Kitab yang nyata.
[Lauh Mahfuz]
[60]
Dan Dialah yang mengambil (menidurkan) kamu pada waktu malam, dan mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia bangunkan kamu padanya, untuk disempurnakan umur yang telah ditetapkan. Kemudian kepada Dialah tempat kamu kembali, dan Dia akan menyatakan kepada kamu apa yang kamu telah lakukan.
[61]
Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hambaNya. Dan Dia mengutuskan kepada kamu penjaga-penjaga (malaikat), sehingga apabila tiba ajal maut kepada salah seorang di antara kamu, lalu diwafatkan oleh utusan-utusan Kami, sedang mereka tidak pula cuai.
[62]
Kemudian mereka dikembalikan kepada Allah Pengawas mereka sebenar. Ketahuilah, bagi Dia jualah kuasa menetapkan hukum, dan Dialah secepat-cepat Penghitung.
[63]
Katakanlah “Siapakah yang menyelamatkan kamu dari kegelapan daratan dan lautan? Yang kamu berdoa merayu kepadaNya dengan merendah diri dan suara yang lembut “Sekiranya Dia selamatkan kami daripada ini nescaya menjadilah kami dari kalangan orang-orang yang bersyukur”
[64]
Katakanlah “Allah jualah yang menyelamatkan kamu daripada itu dan daripada segala jenis kesusahan. Kemudian, kamu masih juga mempersekutukan”
[65]
Katakanlah “Dialah yang berkuasa menghantarkan kepada kamu azab seksa, dari atas kamu, atau dari bawah kaki kamu, atau mencampur-adukkan kamu di dalam golongan-golongan, dan merasakan sebahagian kamu akan perbuatan ganas dan kejam sebahagian yang lain” Maka perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan tanda-tanda dengan berbagai cara supaya mereka memahami.
[66]
Dan kaum engkau mendustakan, padahal ia adalah benar. Katakanlah “Aku bukanlah orang yang ditugaskan menjaga urusan kamu”
[67]
Tiap-tiap khabar berita, ada terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.
[68]
Dan apabila engkau melihat orang-orang yang memperkatakan dengan cara mencaci atau mengejek-ejek ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka memperkatakan soal lain. Dan jika engkau dilupakan syaitan, maka janganlah engkau duduk lagi bersama-sama kaum yang zalim itu sesudah engkau mengingati.
[69]
Dan tidaklah ada tanggungjawab sedikitpun ke atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa orang-orang itu, sebaliknya mengingatkan supaya mereka bertakwa.
[70]
Dan jauhkanlah diri daripada orang-orang yang menjadikan agama mereka permainan dan hiburan, dan mereka telah diperdayakan oleh kehidupan dunia. Dan peringatkanlah dengannya (Al-Quran) supaya tiap-tiap diri tidak terjerumus dengan sebab apa yang dia telah usahakan. Tidak ada baginya pelindung dan tidak juga pemberi syafaat selain Allah, dan jika dia hendak menebus (dirinya) dengan segala jenis tebusan, tidak akan diterima daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan dengan sebab apa yang telah mereka usahakan. Bagi mereka minuman dari air panas yang menggelegak, dan azab seksa yang tidak terperi sakitnya, disebabkan mereka ingkar.
[71]
Katakanlah “Patutkah kita menyeru dan menyembah yang lain dari Allah, sesuatu yang tidak dapat memberikan manfaat kepada kita dan tidak pula dapat mendatangkan mudarat kepada kita, dan kita dikembalikan undur ke belakang setelah kita diberikan petunjuk oleh Allah, seperti orang yang telah disesatkan syaitan-syaitan di bumi dalam keadaan bingung sedang dia mempunyai sahabat-sahabat yang mengajaknya ke jalan yang lurus “Marilah bersama-sama kami” Katakanlah “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk, dan kita diperintahkan supaya berserah diri kepada Tuhan sekalian alam.
[72]
Dan mengerjakan sembahyang dan bertakwa kepadaNya. Dan Dialah Tuhan yang kepadaNya kamu akan dihimpunkan"
[73]
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran, dan (benarlah) pada ketika Dia berfirman “Jadilah” lalu menjadilah ia. FirmanNya itu adalah benar. Dan bagiNyalah kuasa pemerintahan pada hari ditiupkan sangkakala. Yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata, dan Dialah Yang Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui.
[74]
Dan ketika Nabi Ibrahim berkata kepada ayahnya Azar “Patutkah engkau mengambil berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihatmu berserta kaummu dalam kesesatan yang nyata”
[75]
Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Nabi Ibrahim kebesaran dan kekuasaan (Kami) di langit dan di bumi, dan supaya menjadilah dia dari kalangan orang-orang yang percaya dengan sepenuh-penuh keyakinan.
[76]
Dan ketika dia berada pada waktu malam yang gelap, dia melihat sebutir bintang, lalu dia berkata “Inikah Tuhanku?” Kemudian setelah ia terbenam, dia berkata pula “Aku tidak suka kepada yang terbenam”
[77]
Dan apabila dilihatnya bulan terbit, dia berkata “Inikah Tuhanku?” Kemudian setelah ia terbenam, berkatalah dia “Aku, jika tidak diberikan petunjuk oleh Tuhanku, nescaya menjadilah aku dari kaum yang sesat”
[78]
Dan apabila dia melihat matahari sedang terbit, berkatalah dia “Inikah Tuhanku? Ini lebih besar” Setelah ia terbenam, dia berkata pula “Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sekutukan.
[79]
Sesungguhnya aku hadapkan muka dan diriku kepada Yang menciptakan langit dan bumi, sedang aku tetap di atas dasar tauhid dan bukanlah aku dari orang-orang yang menyekutukan”
[80]
Dan dia dibantah kaumnya, dia pun berkata “Patutkah kamu membantahku mengenai Allah, padahal sesungguhnya Dia telah memberikan petunjuk kepadaku? Dan aku tidak takut kepada apa yang kamu sekutukan denganNya, kecuali jika Tuhanku menghendaki sesuatu apapun. Pengetahuan Tuhanku meliputi tiap-tiap sesuatu, tidakkah kamu mahu mengambil pelajaran?
[81]
Dan bagaimanakah aku hendak takut kepada apa yang kamu sekutukan itu, padahal kamu tidak takut bahawa kamu telah sekutukan Allah dengan sesuatu yang Dia tidak menurunkan sebarang keterangan kepada kamu mengenainya? Oleh itu, yang manakah di antara dua puak itu yang lebih berhak mendapat keamanan, jika betul kamu mengetahui?”
[82]
Orang-orang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezaliman, mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
[83]
Dan itulah hujah Kami, yang Kami berikan kepada Nabi Ibrahim untuk menentang kaumnya. Kami tinggikan pangkat-pangkat kedudukan sesiapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui.
[84]
Dan Kami telah kurniakan kepadanya, (anaknya) Ishak (dari isterinya Sarah), dan (cucunya) Yaakub. Tiap-tiap seorang Kami telah berikan petunjuk, dan Nabi Nuh juga Kami telah berikan petunjuk dahulu sebelum itu. Dan daripada keturunannya, Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa, dan Harun. Dan demikianlah Kami berikan balasan kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amal perbuatannya.
[85]
Dan juga Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya dari kalangan orang-orang yang soleh.
[86]
Dan Ismail, Alyasak ,Yunus, dan Lut. Dan mereka semua, Kami lebihkan darjat mereka atas umat-umat.
[87]
Dan juga sebahagian dari datuk nenek mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami pilih mereka, dan Kami tunjuki mereka ke jalan yang lurus.
[88]
Yang demikian itu ialah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memimpin sesiapa yang dihendakiNya di antara hamba-hambaNya. Mereka mempersekutukan (Allah), nescaya gugurlah daripada mereka, amalan yang mereka telah lakukan.
[89]
Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kepadanya Kitab Suci, Hikmah, dan pangkat nabi. Kemudian jika ia diingkari, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang tidak akan mengingkarinya.
[90]
Mereka itulah orang-orang yang telah diberikan petunjuk oleh Allah, maka turutilah olehmu akan petunjuk mereka. Katakanlah “Aku tidak meminta upah kepada kamu mengenainya. Ia tidak lain hanyalah peringatan bagi penduduk alam seluruhnya”
[Al-Quran]
[91]
Dan tidaklah mereka menghormati Allah sesuai dengan penghormatan terhadapNya ketika mereka berkata “Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia” Bertanyalah “Siapakah yang menurunkan Kitab yang dibawa Nabi Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, yang kamu jadikan ia lembaran-lembaran kertas, sambil kamu perlihatkannya dan kamu sembunyikan kebanyakan. Sedang kamu diajarkan, apa yang tidak diketahui oleh kamu dan tidak juga oleh datuk nenek kamu?” Katakanlah “Allah jualah” Kemudian biarkanlah mereka leka bermain-main dalam kesesatannya.
[92]
Dan inilah Kitab yang Kami turunkan, yang mengandungi berkat, lagi mengesahkan apa yang sebelumnya, dan supaya engkau memberikan peringatan kepada penduduk Ummul-Qura (Mekah) dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya. Dan orang-orang yang beriman kepada hari akhirat, mereka itu beriman kepadanya (Al-Quran), dan mereka tetap mendirikan dan memelihara sembahyangnya.
[93]
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mereka-reka perkara-perkara dusta terhadap Allah, atau yang berkata “Telah diberikan wahyu kepadaku” Padahal tidak diberikan sesuatu wahyu pun kepadanya. Dan juga orang yang berkata “Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah” Dan sekiranya engkau melihat ketika orang-orang yang zalim itu dalam penderitaan sakaratul-maut, sedang malaikat-malaikat menghulurkan tangan mereka “Keluarkanlah nyawa kamu. Pada hari ini kamu dibalas dengan azab seksa yang menghina sehina-hinanya, disebabkan apa yang telah kamu katakan terhadap Allah secara tidak benar, dan kamu sombong akan ayat-ayat keteranganNya”
[94]
Dan demi sesungguhnya, kamu tetap akan datang kepada Kami dengan bersendirian, sebagaimana Kami jadikan kamu pada mulanya. Dan kamu akan tinggalkan di belakang kamu apa yang telah Kami kurniakan kepada kamu. Dan Kami tidak akan melihat berserta kamu penolong-penolong yang kamu anggap dan sifatkan bahawa mereka ialah sekutu-sekutu dalam kalangan kamu. Demi sesungguhnya, telah terputuslah perhubungan di antara kamu, dan hilang lenyaplah daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap dan sifatkan.
[95]
Sesungguhnya Allah jualah yang membelahkan butir dan biji. Dia mengeluarkan yang hidup daripada yang mati, dan mengeluarkan yang mati daripada yang hidup. Yang sedemikian (kekuasaannya) itulah Allah, maka bagaimanakah kamu dipalingkan?
[96]
Yang menyingsingkan pagi, dan Dialah juga yang menjadikan malam untuk beristirahat, dan matahari dan bulan untuk mengira waktu. Itulah ketentuan Yang Maha Kuasa, lagi Maha Mengetahui.
[97]
Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagi kamu supaya kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan daratan dan lautan. Dan telah Kami jelaskan tanda-tanda satu persatu bagi orang-orang yang mengetahui.
[98]
Dan Dialah yang menciptakan kamu daripada diri yang satu (Adam), maka (bagi kamu) disediakan tempat tinggal, dan tempat berehat. Dan Kami telah jelaskan tanda-tanda satu persatu bagi orang-orang yang mengerti.
[99]
Dan Dialah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengannya segala jenis tumbuh-tumbuhan. Kemudian Kami keluarkan daripadanya yang menghijau. Kami keluarkan pula daripadanya butir-butir yang bergugus-gugus (buah). Dan dari pohon-pohon kurma, dari mayang-mayangnya, tandan-tandan buah yang mudah dicapai dan dipetik. Dan kebun-kebun dari anggur, dan zaitun dan buah delima, yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah kamu kepada buahnya apabila ia berbuah, dan ketika masaknya. Sesungguhnya pada yang demikian itu mengandungi tanda-tanda bagi orang-orang yang beriman.
[100]
Dan mereka menjadikan jin sekutu bagi Allah, padahal Dia jualah yang menciptakan mereka. Dan mereka berdusta terhadapNya dengan mengada-adakan anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan, tanpa pengetahuan. Maha Suci Dia dan Maha Tinggilah dari apa yang mereka sifatkan!
[101]
Yang menciptakan langit dan bumi, bagaimanakah Dia mempunyai anak, sedang Dia tidak mempunyai isteri? Dia yang menciptakan tiap-tiap sesuatu, dan Dialah Yang Maha Mengetahui akan segala-galanya.
[102]
Yang demikian ialah Allah Tuhan kamu, tiada Tuhan melainkan Dia, yang menciptakan tiap-tiap sesuatu, maka beribadatlah kamu kepadaNya. Dan Dialah yang mentadbir segala-galanya.
[103]
Dia tidak dapat dilihat dan diliputi penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan. Dan Dialah Yang Maha Halus, lagi Maha Mendalam pengetahuanNya.
[104]
“Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan-keterangan daripada Tuhan kamu. Oleh itu sesiapa melihat, maka untuk dirinya sendiri, dan sesiapa yang buta, maka akan kembali jua kepada dirinya sendiri. Dan tidaklah aku berkewajipan menjaga dan mengawasi kamu”
[105]
Dan demikianlah Kami menerangkan tanda-tanda Kami satu persatu supaya mereka berkata “Engkau telah mempelajarinya (daripada orang lain)” Dan juga supaya Kami menerangkan kepada orang-orang yang mengetahui.
[106]
Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu daripada Tuhanmu. Tiada Tuhan melainkan Dia, dan berpalinglah dari orang-orang yang menyekutukan.
[107]
Dan kalaulah Allah menghendaki, nescaya tidak disekutukan (Allah). Dan tidaklah Kami menjadikan engkau penjaga dan pengawal mereka, dan engkau bukanlah wakil yang menguruskan hal-hal mereka.
[108]
Dan janganlah kamu cerca sesiapa yang mereka sembah yang lain dari Allah kerana mereka kelak akan mencerca Allah secara melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami memperelokkan bagi tiap-tiap umat akan amal perbuatan mereka, kemudian kepada Tuhan merekalah tempat kembali mereka, dan Dia akan menerangkan kepada mereka apa yang mereka telah lakukan.
[109]
Dan mereka bersumpah atas nama Allah dengan menegaskan sumpah mereka bersungguh-sungguh, bahawa jika datang kepada mereka suatu tanda (mukjizat), tentulah mereka akan beriman kepadanya. Katakanlah “Sesungguhnya tanda-tanda itu hanyalah Allah yang menentukan” Dan kamu tidak ketahui, bahawa apabila ia datang, mereka tidak juga akan beriman.
[110]
Dan Kami palingkan hati mereka dan pandangan mereka sebagaimana mereka tidak pernah beriman kepadanya pada mulanya, dan Kami biarkan mereka meraba-raba dalam kesesatannya dengan bingung.
[111]
Dan jika Kami turunkan malaikat sekalipun kepada mereka, dan orang-orang yang mati berkata-kata kepada mereka, dan Kami himpunkan tiap-tiap sesuatu sebelum mereka secara berhadapan, nescaya mereka tidak juga akan beriman, kecuali jika dikehendaki Allah. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
[112]
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh dari syaitan-syaitan manusia dan jin. Sebahagiannya membisikkan kepada sebahagian yang lain kata-kata dusta yang indah-indah susunannya untuk memperdaya. Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah mereka tidak melakukannya. Oleh itu, biarkanlah mereka berserta apa yang mereka ada-adakan itu.
[113]
Dan juga supaya hati orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat cenderung kepadanya, dan supaya mereka senang dengannya, dan juga supaya mereka melakukan apa yang mereka lakukan itu.
[114]
“Patutkah aku mencari hakim selain Allah, padahal Dialah yang menurunkan kepada kamu kitab yang jelas kandungannya satu persatu?” Dan orang-orang yang Kami berikan kitab mengetahui bahawa ia (Al-Quran) adalah diturunkan daripada Tuhanmu dengan sebenar-benarnya. Oleh itu, jangan sekali-kali engkau menjadi dari golongan yang ragu-ragu.
[115]
Dan telah sempurnalah Kalimah Tuhanmu dengan benar lagi adil. Tiada sesiapapun yang dapat mengubah satupun dari Kalimah-kalimahNya. Dan Dialah yang sentiasa Mendengar, lagi sentiasa Mengetahui.
[116]
Dan jika engkau menuruti kebanyakan yang ada di muka bumi, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Tiadalah yang mereka turuti melainkan sangkaan semata-mata, dan mereka tidak lain hanyalah meneka-neka.
[117]
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui akan sesiapa yang sesat dari jalanNya, dan Dialah juga yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat petunjuk.
[118]
Dan makanlah dari yang disebut nama Allah atasnya (ketika menyembelihnya), jika betul kamu beriman kepada ayat-ayatNya.
[119]
Dan tidak ada sebab bagi kamu, kamu tidak mahu makan yang disebut nama Allah atasnya, padahal Dia telah menerangkan satu persatu kepada kamu apa yang diharamkanNya ke atas kamu, kecuali apa yang kamu terpaksa mengenainya? Dan sesungguhnya kebanyakan (manusia) hendak menyesatkan dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui akan orang-orang yang melampaui batas.
[120]
Dan tinggalkanlah kamu dosa yang nyata dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang melakukan dosa, mereka akan dibalas dengan apa yang mereka telah lakukan.
[121]
Dan janganlah kamu makan dari yang tidak disebut nama Allah atasnya, kerana sesungguhnya itu adalah perbuatan fasik. Dan sesungguhnya syaitan-syaitan membisikkan kepada rakan-rakannya, supaya mereka membantah kamu. Dan jika kamu menuruti hasutan mereka, sesungguhnya kamu pasti menjadi orang-orang yang menyekutukan.
[122]
Dan adakah orang yang mati, kemudian Kami memberikannya kehidupan, dan Kami jadikan baginya cahaya, dia berjalan dengannya dalam masyarakat manusia, sama seperti yang tinggal tetap dalam kegelapan, yang tidak dapat keluar sama sekali daripadanya? Demikianlah Kami perlihatkan kepada orang-orang yang kafir itu, keelokan apa yang mereka telah lakukan.
[123]
Dan demikianlah Kami adakan dalam tiap-tiap negeri, orang-orang besar supaya mereka melakukan tipu daya di negeri berkenaan, padahal mereka hanya melakukan tipu daya terhadap dirinya sendiri, sedang mereka tidak sedari.
[124]
Dan apabila datang kepada mereka suatu tanda, mereka berkata “Kami tidak akan beriman sehingga kami juga diberikan serupa seperti yang telah diberikan kepada pesuruh-pesuruh Allah” Allah lebih mengetahui di manakah Dia menempatkan PerutusanNya. Orang-orang yang melakukan perbuatan salah akan ditimpa kehinaan dari sisi Allah, dan azab seksa yang amat berat disebabkan perbuatan tipu daya yang mereka lakukan.
[125]
Sesiapa yang dikehendaki Allah Dia memberikan petunjuk kepadanya, nescaya Dia melapangkan dadanya untuk menerima Islam. Dan sesiapa yang dikehendaki Allah Dia membiarkannya sesat, nescaya Dia menjadikan dadanya sesak sempit sesempit-sempitnya, seolah-olah dia sedang mendaki naik ke langit. Demikianlah Allah menimpakan azab kepada orang-orang yang tidak beriman.
[126]
Dan inilah jalan Tuhanmu yang lurus. Dan telah Kami jelaskan ayat-ayat keterangan satu persatu bagi kaum yang mahu mengambil pelajaran.
[127]
Bagi merekalah Syurga Darus-Salam di sisi Tuhan mereka, dan Dialah Teman Penolong mereka, disebabkan amal-amal yang mereka telah kerjakan.
[128]
Dan hari Dia himpunkan mereka semua “Wahai sekalian jin! Sesungguhnya kamu mempunyai banyak pengikut-pengikut dari manusia” Dan berkatalah pengikut-pengikut mereka dari golongan manusia “Wahai Tuhan kami, sebahagian kami telah bersenang-lenang dengan sebahagian yang lain, maka telah sampailah kepada kami masa yang Engkau telah tentukan bagi kami” Dia berfirman “Nerakalah tempat kediaman kamu, kekal kamu di dalamnya, kecuali apa yang dikehendaki Allah” Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui.
[129]
Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian dari orang-orang yang zalim itu kawan rapat kepada sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka telah usahakan.
[130]
Wahai sekalian jin dan manusia! Bukankah telah datang kepada kamu Rasul-rasul dari kamu sendiri yang menyampaikan kepada kamu ayat-ayatKu, dan yang memberikan amaran kepada kamu mengenai pertemuan dengan hari kamu ini? Mereka menjawab “Kami menjadi saksi mengakui akan diri kami sendiri” Dan mereka telah diperdayakan oleh kehidupan dunia, dan mereka pula menjadi saksi terhadap diri mereka sendiri bahawa mereka adalah orang-orang yang ingkar.
[131]
Yang demikian itu kerana Tuhanmu tidak membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya dalam keadaan lalai.
[132]
Dan bagi tiap-tiap orang, beberapa darjat disebabkan apa yang mereka telah kerjakan. Dan Tuhanmu tidaklah lalai dari apa yang mereka lakukan.
[133]
Dan Tuhanmu Maha Kaya, lagi Melimpah-limpah rahmatNya. Sekiranya Dia kehendaki, nescaya Dia membinasakan kamu dan menggantikan sesudah kamu dengan sesiapa yang dikehendakiNya, sebagaimana Dia telah menjadikan kamu daripada keturunan kaum yang lain.
[134]
Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu tetap akan datang, dan kamu pula tidak akan dapat melepaskan diri.
[135]
Katakanlah “Wahai kaumku, buatlah sedaya upaya kamu, sesungguhnya aku tetap akan beramal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah yang akan beroleh tempat. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan berjaya.
[136]
Dan mereka memperuntukkan bagi Allah dari hasil tanaman dan binatang-binatang ternak yang diciptakanNya, dan mereka berkata dengan sangkaan “Ini untuk Allah dan ini untuk sekutu-sekutu kami” Kemudian apa yang telah ditentukan untuk sekutu-sekutu mereka, maka ia tidak sampai kepada Allah, dan apa yang telah ditentukan untuk Allah, sampai pula kepada sekutu-sekutu mereka. Amatlah jahat apa yang mereka hukumkan itu.
[137]
Dan demikianlah, dijadikan indah kepada kebanyakan orang-orang yang menyekutukan itu oleh sekutu-sekutu mereka, akan perbuatan membunuh anak-anak mereka, bagi membinasakan mereka, dan untuk mengelirukan mereka mengenai agama mereka. Dan kalaulah Allah menghendaki, nescaya mereka tidak melakukannya. Oleh itu, biarkanlah mereka berserta apa yang mereka ada-adakan itu.
[138]
Dan mereka berkata lagi “Ini adalah binatang-binatang ternak dan tanaman-tanaman yang dilarang, yang tidak boleh seorangpun memakannya melainkan sesiapa yang kami kehendaki” berdasarkan sangkaan mereka. Dan terdapat juga binatang ternak yang dilarang menungganginya dan binatang ternak yang boleh tidak menyebut nama Allah atasnya (ketika menyembelihnya), semata-mata mengadakan pendustaan terhadapNya. Dia akan membalas mereka disebabkan apa yang mereka telah ada-adakan itu.
[139]
Dan mereka berkata lagi “Apa yang ada di dalam perut binatang-binatang ternak itu adalah halal bagi kaum lelaki kami dan haram bagi kaum perempuan kami” Dan sekiranya ia (dilahirkan) mati, maka mereka (kaum lelaki dan perempuan) bersama-sama boleh memakannya. Kelak Dia akan membalas mengenai apa yang mereka tetapkan itu. Sesungguhnya Dia Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui.
[140]
Dan rugilah orang-orang yang membunuh anak-anak mereka disebabkan bodoh, lagi tidak berpengetahuan, dan juga mengharamkan apa yang telah dikurniakan Allah kepada mereka, semata-mata mahu mendustakan Allah. Maka sesatlah mereka, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.
[141]
Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang menjalar tanamannya dan yang tidak menjalar, dan pohon-pohon kurma dan tanaman-tanaman yang beraneka rasanya, dan buah zaitun dan delima, yang serupa dan tidak serupa. Makanlah dari buahnya apabila ia berbuah, dan keluarkanlah haknya (zakatnya) pada hari memetik atau menuainya. Dan janganlah kamu berlebih-lebihan, sesungguhnya Dia tidak suka kepada orang-orang yang berlebih-lebihan.
[142]
Dan di antara binatang-binatang ternak itu, (ada yang dijadikan untuk) pengangkutan, dan (ada pula yang dijadikan untuk) disembelih. Makanlah dari apa yang telah dikurniakan Allah kepada kamu, dan janganlah kamu menuruti jejak langkah syaitan. Sesungguhnya dia adalah musuh bagi kamu yang nyata.
[143]
Lapan binatang yang berpasangan, sepasang dari kambing biri-biri, dan sepasang dari kambing biasa. Tanyakanlah “Adakah yang diharamkan Dia itu, dua jantannya atau dua betinanya, atau yang dikandung dua betinanya? Terangkanlah kepadaku dengan ilmu, jika betul kamu orang-orang yang benar”
[144]
Dan sepasang dari unta, dan sepasang dari lembu. Tanyakanlah “Adakah yang diharamkan Dia itu dua jantannya atau dua betinanya, atau yang dikandung dua betinanya? Adakah kamu menyaksikan pada waktu Allah menetap ini bagi kamu?” Oleh itu, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang berdusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa ilmu? Sesungguhnya Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim.
[145]
Katakanlah “Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan sekiranya makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi, kerana sesungguhnya ia adalah kotor. Atau perbuatan dusta yang dipersembahkan untuk yang lain dari Allah” Kemudian sesiapa yang terpaksa sedang dia tidak mengingininya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang.
[146]
Dan Kami haramkan ke atas orang-orang Yahudi segala (binatang) yang berkuku, dan Kami haramkan juga kepada mereka lemak kambing dan lembu, kecuali yang melekat pada punggung keduanya atau (yang menyelaputi) isi perutnya, atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah hukuman mereka disebabkan kederhakaan mereka. Dan sesungguhnya Kamilah yang Maha Benar.
[147]
Kemudian jika mereka mendustakanmu, maka katakanlah “Tuhan kamu mempunyai rahmat yang luas, dan azab seksaNya tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa”
[148]
Orang-orang yang mempersekutukan akan mengatakan “Kalaulah Allah menghendaki, tentulah kami dan datuk nenek kami tidak mempersekutukan (Allah), dan tidak pula kami haramkan sesuatu apapun” Demikianlah juga orang-orang yang terdahulu sebelum mereka telah mendustakan sehingga mereka merasai laknat Kami. Katakanlah “Adakah kamu mempunyai pengetahuan supaya kamu dapat mengemukakannya kepada kami? Tidaklah kamu menuruti melainkan sangkaan semata-mata, dan kamu pula tidak lain hanyalah meneka-neka”
[149]
Katakanlah “Allah mempunyai bukti yang jelas lagi kuat. Oleh itu, jika Dia menghendaki tentulah Dia akan memberi petunjuk kepada kamu semuanya”
[150]
Katakanlah “Bawakanlah saksi-saksi kamu memberi keterangan bahawa Allah mengharamkan ini” Kemudian jika mereka menjadi saksi, maka janganlah engkau turut sama membenarkan mereka. Dan janganlah engkau turuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Kami, dan juga orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat, sedang mereka menyamakan Tuhan mereka.
[151]
Katakanlah “Marilah supaya aku bacakan apa yang telah diharamkan oleh Tuhan kamu kepada kamu, iaitu janganlah kamu sekutukan Dia dengan sesuatu apapun. Dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu kerana miskin, Kamilah yang memberi kepada kamu dan kepada mereka. Dan janganlah kamu hampiri perbuatan-perbuatan keji, baik yang terang mahupun yang tersembunyi. Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang telah diharamkan Allah melainkan dengan sesuatu yang benar. Demikian itulah apa yang diperintahkan kepada kamu supaya kamu memahaminya.
[152]
Dan janganlah kamu hampiri harta anak yatim melainkan dengan cara yang baik, sehingga dia baligh. Dan sempurnakanlah segala sukatan dan timbangan dengan adil. Kami tidak memberati seseorang dengan kewajipan melainkan sekadar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata (memberi keterangan), maka hendaklah kamu berlaku adil, sekalipun orang itu adalah keluarga. Dan perjanjian Allah, hendaklah kamu sempurnakan. Yang demikian itulah yang diperintahkan kepada kamu supaya kamu beringat”
[153]
Dan bahawa sesungguhnya inilah jalanKu yang lurus, maka hendaklah kamu mengikutnya. Dan janganlah kamu mengikut jalan-jalan, kerana ia akan mencerai-beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian, itulah yang diperintahkan kepada kamu supaya kamu bertakwa.
[154]
Dan Kami telah memberikan kepada Nabi Musa Kitab untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang telah berbuat baik, dan untuk menjelaskan tiap-tiap sesuatu, dan menjadi petunjuk dan rahmat, supaya mereka beriman kepada pertemuan dengan Tuhan mereka.
[155]
Dan Kitab ini, adalah sebuah Kitab yang Kami turunkan, yang mempunyai berkat. Oleh itu, hendaklah kamu menurutinya. Dan bertakwalah, mudah-mudahan kamu beroleh rahmat.
[156]
Supaya kamu tidak mengatakan “Bahawa Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (Yahudi dan Nasrani). Dan sesungguhnya kami lalai akan apa yang dibaca dan dipelajari mereka”
[157]
Atau kamu mengatakan “Sesungguhnya jikalau diturunkan Kitab itu kepada kami, tentulah kami mendapat petunjuk lebih daripada mereka” Kerana sesungguhnya telah datang kepada kamu bukti yang jelas daripada Tuhan kamu, dan petunjuk dan rahmat. Oleh itu, siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Allah, dan berpaling daripadanya? Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari tanda-tanda Kami, azab seksa yang seburuk-buruknya disebabkan mereka sentiasa berpaling.
[158]
Yang mereka nanti-nantikan tidak lain hanyalah kedatangan malaikat (yang mencabut nyawa mereka), atau kedatangan (azab) Tuhanmu, atau kedatangan sebahagian dari tanda-tanda Tuhanmu. Pada hari datangnya sebahagian dari tanda-tanda Tuhanmu itu, tidak berfaedah lagi iman seseorang yang tidak beriman sebelum itu, atau yang mengerjakan kebaikan mengenai imannya. Katakanlah “Tunggulah kamu, sesungguhnya kami juga menunggu”
[159]
Bahawasanya orang-orang yang mencerai-beraikan agama mereka, dan mereka menjadi berpuak-puak, tidak ada sedikitpun tanggungjawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya perkara mereka hanya terserah Allah, kemudian Dia akan menerangkan kepada mereka apa yang telah mereka lakukan.
[160]
Sesiapa yang membawa amal kebaikan, maka baginya sepuluh kali ganda yang sama dengannya. Dan sesiapa yang membawa amal kejahatan, maka dia tidak dibalas melainkan yang sama dengannya, sedang mereka tidak dianiaya.
[161]
Katakanlah “Sesungguhnya aku telah diberikan petunjuk oleh Tuhanku ke jalan yang lurus, agama yang tetap teguh, iaitu agama Nabi Ibrahim yang lurus, dan tidaklah dia dari kalangan orang-orang yang menyekutukan”
[162]
Katakanlah “Sesungguhnya sembahyangku dan ibadatku, hidupku dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam.
[163]
Tidak ada sekutu bagiNya, dan itulah yang diperintahkan kepadaku, dan aku ialah orang terawal menyerahkan diri”
[164]
Katakanlah “Patutkah aku mencari Tuhan selain Allah, padahal Dialah Tuhan bagi tiap-tiap sesuatu? Dan tidaklah seseorang berbuat dosa melainkan kembali kepada dirinya sendiri. Dan seseorang yang boleh memikul tidak akan memikul bebanan (dosa) orang lain. Kemudian kepada Tuhan kamulah tempat kamu kembali, lalu Dia menerangkan kepada kamu mengenai apa yang kamu berselisihan padanya.
[165]
Dan Dialah yang menjadikan kamu khalifah di bumi, dan meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian yang lain beberapa darjat, kerana Dia hendak menguji kamu pada apa yang telah dikurniakanNya kepada kamu. Sesungguhnya Tuhanmu amatlah cepat azab seksa(Nya), dan sesungguhnya Dialah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang.