Tuesday, 14 August 2012

58. SURAH Al-Mujadilah

58. SURAH Al-Mujadilah
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan seorang yang bersoal jawab denganmu mengenai suaminya, sambil dia berdoa merayu kepada Allah, padahal Allah sedia mendengar perbincangan kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat.
[2]
Orang-orang yang menziharkan isterinya dari kalangan kamu (iaitu menganggap isterinya sebagai ibunya padahal) isteri-isteri mereka bukanlah ibu-ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah orang-orang yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka telah memperkatakan satu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun.
[3]
Dan orang-orang yang menziharkan isterinya, kemudian mereka berbalik dari apa yang mereka ucapkan, maka hendaklah memerdekakan seorang hamba sebelum mereka berdua bercampur. Dengan demikian, kamu diberikan pengajaran. Dan Allah Maha Mendalam PengetahuanNya akan apa yang kamu lakukan.
[4]
Kemudian sesiapa yang tidak dapat mencari, maka berpuasalah dua bulan berturut-turut sebelum mereka berdua bercampur. Tetapi bagi sesiapa yang tidak mampu berpuasa, maka berilah makan kepada enam puluh orang miskin. Demikianlah, supaya kamu beriman kepada Allah dan RasulNya. Dan itu adalah batas-batas Allah. Dan sesiapa yang mengingkarinya akan mendapat azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[5]
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, akan ditimpa kehinaan sebagaimana orang-orang yang terdahulu daripada mereka ditimpa kehinaan. Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat keterangan yang jelas. Dan sesiapa yang mengingkarinya akan mendapat azab seksa yang menghinakan,
[6]
Hari mereka semua dibangkitkan hidup semula oleh Allah, lalu diterangkan kepada mereka mengenai apa yang mereka telah kerjakan. Allah telah menghitung-hitungnya, sedang mereka melupakannya. Dan Allah menjadi Saksi atas tiap-tiap sesuatu.
[7]
Tidakkah engkau memerhatikan, bahawa Allah mengetahui segala yang ada di langit dan yang ada di bumi? Tidak terdapat bisikan antara tiga melainkan Dialah yang keempat dari mereka, dan tidak lima melainkan Dialah yang keenam dari mereka, dan tidak yang kurang daripada itu dan tidak juga yang lebih, melainkan Dia ada bersama-sama mereka di mana sahaja mereka berada. Kemudian Dia memberitahu mereka pada hari kiamat, apa yang mereka telah kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.
[8]
Tidakkah engkau memerhatikan akan orang-orang yang telah dilarang dari perbuatan berbisik-bisik, kemudian mereka berbalik kepada apa yang telah dilarang itu. Dan mereka berbisik-bisik untuk dosa, permusuhan, dan kederhakaan kepada Rasulullah? Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka memberikan salam dengan lafaz salam lain yang diberikan Allah kepadamu. Dan mereka berkata sesama sendiri “Sepatutnya kita diseksa Allah atas apa yang kita ucapkan?” Cukuplah untuk mereka neraka Jahanam, yang mereka akan dibakar di dalamnya. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
[9]
Wahai orang-orang beriman! Apabila kamu berbisik-bisik, maka janganlah kamu berbisik-bisik untuk dosa, permusuhan, dan perbuatan derhaka kepada Rasulullah. Sebaliknya berbisiklah untuk ketakwaan dan kewarakan. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepadaNya kamu semua akan dihimpunkan.
[10]
Sesungguhnya perbuatan berbisik itu hanyalah daripada syaitan, agar dia menjadikan orang-orang beriman bersedih hati. Sedang dia tidak dapat membahayakan mereka sedikitpun melainkan dengan izin Allah. Dan kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman itu berserah diri.
[11]
Wahai orang-orang beriman! Apabila dikatakan kepada kamu “Berikanlah ruang” dalam suatu perhimpunan, maka berikanlah ruang, supaya Allah memberikan ruang kepada kamu. Dan apabila dikatakan kepada kamu “Bangunlah” maka bangunlah, supaya Allah mengangkat darjat orang-orang yang beriman di antara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan, beberapa darjat. Dan Allah Maha Mendalam PengetahuanNya mengenai apa yang kamu lakukan.
[12]
Wahai orang-orang beriman! Apabila kamu hendak menghadap dan bertanyakan sesuatu secara khusus kepada Rasulullah, maka bersedekahlah sebelum kamu menghadapnya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagi kamu dan lebih suci. Dalam pada itu, kalau kamu tidak dapat, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang.
[13]
Adakah kamu takut untuk bersedekah sebelum kamu menghadap? Kalau kamu tidak melakukan itu, maka Allah telahpun memaafi kamu. Oleh itu, dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Allah dan RasulNya. Dan Allah Maha Mendalam PengetahuanNya akan segala amalan yang kamu lakukan.
[14]
Tidakkah engkau melihat orang-orang yang mengambil sebagai sekutu-sekutu, kaum yang telah dimurkai Allah? Mereka itu bukanlah dari golongan kamu dan bukan pula dari golongan mereka (sekutu). Dan mereka, selalu pula bersumpah dengan dusta, sedang mereka mengetahui.
[15]
Allah telah menyediakan untuk mereka azab seksa yang berat. Sesungguhnya amatlah buruk apa yang mereka telah lakukan.
[16]
Mereka menjadikan sumpahnya sebagai perisai supaya mereka menghalangi dari jalan Allah. Maka mereka akan beroleh azab seksa yang menghinakan.
[17]
Harta benda mereka dan anak-anak mereka tidak sekali-kali akan dapat memberikan sebarang manfaat kepada mereka terhadap Allah. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
[18]
Hari mereka semua dibangkitkan oleh Allah, dan mereka akan bersumpah kepadaNya sebagaimana mereka bersumpah kepada kamu. Dan mereka menyangka pula bahawa mereka akan mendapat sesuatu. Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itu adalah para pendusta.
[19]
Syaitan telah menguasai mereka, sehingga dia menjadikan mereka lupa mengingati Allah. Mereka itulah puak syaitan. Ketahuilah! Puak syaitan itu, mereka itu orang-orang yang rugi.
[20]
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, mereka termasuk dalam golongan yang sangat hina.
[21]
Allah telah menetapkan “Sesungguhnya Aku, Aku dan Rasul-rasulKu tetap akan mengatasi” Sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi Maha kuasa.
[22]
Engkau tidak sekali-kali akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun mereka itu adalah ayahnya, atau anak-anaknya, atau saudara-saudaranya, dan keluarganya. Mereka itu, Allah telah menanamkan iman dalam hati mereka, dan telah menguatkan mereka dengan roh daripadaNya. Dan Dia akan memasukkan mereka ke dalam Taman yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah redha terhadap mereka dan mereka pula redha terhadapNya. Merekalah puak Allah. Ketahuilah! Sesungguhnya puak Allah, itulah orang-orang yang berjaya.