Sunday, 12 August 2012

43. SURAH Az-Zukhruf

43. SURAH Az-Zukhruf
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang
[1]
Haa, Miim.
[2]
Demi Kitab yang jelas.
[3]
Sesungguhnya Kami jadikan ia, Al-Quran (bacaan) dalam bahasa Arab, supaya kamu memahami.
[4]
Dan sesungguhnya Ia dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) di sisi Kami, adalah Tertinggi, lagi penuh dengan hikmat.
[5]
Patutkah Kami mengambil semula daripada kamu Peringatan tanpa mempedulikan, disebabkan kamu kaum yang melampaui batas?
[6]
Dan berapa banyak Nabi-nabi yang telah Kami utuskan kepada umat-umat yang terdahulu.
[7]
Dan tidak datang seorang Nabi kepada mereka, melainkan mereka mengejek-ejeknya.
[8]
Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya daripada mereka itu. Dan telah disebutkan mengenai contoh-contoh umat yang telah lalu itu.
[9]
Dan jika engkau bertanyakan kepada mereka “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” Pastilah mereka akan menjawab “Yang menciptakannya adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, lagi Maha Mengetahui”
[10]
Yang telah menjadikan bumi bagi kamu sebagai hamparan, dan mengadakan bagi kamu padanya jalan-jalan, supaya kamu beroleh petunjuk.
[11]
Dan Yang telah menurunkan air mengikut sukatan tertentu, dan Kami hidupkan dengannya negeri yang tandus. Dan seperti itu jugalah kamu akan dikeluarkan.
[12]
Dan Yang telah menciptakan sekalian makhluk yang berpasang-pasang. Dan mengadakan bagi kamu kapal-kapal dan binatang ternak yang kamu dapat tunggangi,
[13]
Agar kamu duduk di belakangnya dengan teguh. Kemudian kamu mengingati nikmat Tuhan kamu apabila kamu duduk di belakangnya dengan teguh, sambil mengucapkan “Maha Suci Dia yang telah menundukkan ini untuk kami, sedang kami sebelum itu tidak berkemampuan terhadapnya.
[14]
Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah, kami akan kembali”
[15]
Dan mereka sifatkan sebahagian dari hamba-hambaNya terhadapNya. Sesungguhnya manusia sangatlah tidak mengenang budi.
[16]
Layakkah Dia mengambil dari apa yang diciptakanNya sebagai anak-anak perempuan, dan Dia memilihkan bagi kamu, anak-anak lelaki?
[17]
Dan apabila salah seorang di antara mereka diberikan khabar dengan (kelahiran anak perempuan) yang dijadikannya sebagai kesetaraan untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, menjadilah mukanya gelap, sambil dia terisi kesedihan.
[18]
Patutkah (menjadi anak Allah itu) orang yang dibesarkan dalam keadaan berhias, sedang dia semasa bertikam lidah, tidak jelas?
[19]
Dan mereka juga menjadikan malaikat-malaikat yang menjadi hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pemurah itu bersifat perempuan. Adakah mereka menyaksikan penciptaan mereka? Akan dituliskan kata-kata mereka itu, dan mereka akan ditanya.
[20]
Dan mereka berkata “Kalaulah Tuhan Yang Maha Pemurah menghendaki tentulah kami tidak menyembah mereka” Mereka tidak mempunyai suatu pengetahuan pun mengenainya, mereka hanyalah berdusta!
[21]
Pernahkah Kami berikan mereka sebelumnya, sebuah Kitab, lalu mereka berpegang teguh kepadanya?
[22]
Bahkan mereka berkata “Sesungguhnya kami telah mendapati datuk nenek kami di atas satu jalan agama, dan sesungguhnya kami telah mendapat petunjuk untuk menuruti jejak langkah mereka”
[23]
Dan demikianlah. Kami tidak mengutuskan sebelummu ke sebuah negeri seorang pemberi amaran, melainkan orang-orang kayanya berkata “Sesungguhnya kami dapati datuk nenek kami di atas satu jalan agama, dan sesungguhnya kami hanya menuruti jejak langkah mereka sahaja”
[24]
Dia berkata “Adakah, walaupun aku bawakan kepada kamu yang lebih jelas petunjuknya daripada apa yang kamu dapati padanya datuk nenek kamu?” Mereka menjawab “Sesungguhnya kami tetap mengingkari akan apa yang kamu diutuskan membawanya”
[25]
Kemudian Kami membalas keingkaran mereka. Oleh itu, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan.
[26]
Dan ketika Nabi Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya “Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sembah.
[27]
Melainkan Yang telah menciptakan daku, dan sesungguhnya Dia tetap memberikan petunjuk kepadaku”
[28]
Dan dia menjadikan ia kalimah yang kekal dalam keturunannya, supaya mereka kembali.
[29]
Bahkan Aku berikan mereka berserta datuk nenek mereka menikmati kesenangan hidup, sehingga datang kepada mereka kebenaran, dan seorang Rasul yang nyata.
[30]
Namun ketika kebenaran itu sampai kepada mereka, mereka berkata “Ini adalah sihir, dan sesungguhnya kami tetap mengingkarinya”
[31]
Dan mereka berkata “Mengapa Al-Quran ini tidak diturunkan kepada orang besar dari salah satu dua kota ini?”
[Mekah dan Taif]
[32]
Adakah mereka yang berkuasa mengagih-agihkan rahmat Tuhanmu? Kami mengagih-agihkan di antara mereka segala keperluan hidup mereka dalam kehidupan dunia. Dan Kami telah menjadikan darjat sebahagian mereka tinggi daripada sebahagian yang lain. Agar sebahagian dari mereka dapat memanfaatkan sebahagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu itu adalah lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.
[33]
Dan kalaulah tidak kerana manusia akan menjadi umat yang satu, nescaya Kami jadikan bagi orang-orang yang ingkar kepada Tuhan Yang Maha Pemurah itu, bumbung rumah-rumah mereka daripada perak, begitu juga tangga-tangga yang mereka naik padanya,
[34]
Dan pintu-pintu rumah mereka, kerusi-kerusi panjang yang mereka berbaring di atasnya,
[35]
Dan berbagai barang perhiasan emas. Namun semuanya itu hanyalah kesenangan hidup di dunia. Dan hari akhirat di sisi Tuhanmu adalah untuk orang-orang yang bertakwa.
[36]
Dan sesiapa yang berpaling dari mengingati Tuhan Yang Maha Pemurah, Kami akan membiarkan baginya syaitan, maka menjadilah dia baginya teman.
[37]
Dan sesungguhnya mereka (syaitan-syaitan) tetap mengalih mereka dari jalan (yang benar), dan mereka pula menyangka bahawa mereka adalah terbimbing.
[38]
Sehingga apabila dia datang kepada Kami, berkatalah dia (kepada syaitannya) “Alangkah baiknya antara aku dengan kamu sejauh timur dengan barat! (Dasar) seburuk-buruk teman”
[39]
Dan tidak sekali-kali memberi manfaat kepada kamu, hari kamu telah menganiaya diri kamu, bahawa kamu bersama-sama menderita azab seksa.
[40]
Dan adakah engkau berkuasa menjadikan orang-orang yang pekak itu mendengar, atau menunjukkan jalan kepada orang-orang yang buta dan orang-orang yang berada dalam kesesatan yang nyata?
[41]
Dan jika Kami wafatkan engkau, maka sesungguhnya Kami tetap akan menyeksa mereka.
[42]
Atau jika Kami memperlihatkan kepadamu apa yang Kami janjikan kepada mereka, maka sesungguhnya Kami tetap juga berkuasa terhadap mereka.
[43]
Oleh itu, berpegang teguhlah kepada apa yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya engkau berada di atas jalan yang lurus.
[44]
Dan sesungguhnya ia adalah Peringatan kepadamu dan kaummu. Dan kelak kamu akan ditanya.
[45]
Atau bertanyalah kepada umat mana-mana Rasul yang Kami telah utuskan sebelummu. Pernahkah Kami jadikan sebarang tuhan untuk disembah, selain Tuhan Yang Maha Pemurah.
[46]
Dan demi sesungguhnya! Kami telah mengutuskan Nabi Musa bersama tanda-tanda Kami kepada Firaun dan kaumnya, dan dia berkata “Sesungguhnya aku ini adalah utusan daripada Tuhan sekalian alam”
[47]
Dan apabila dia datang kepada mereka bersama tanda-tanda Kami, mereka dengan serta-merta mencemuhnya.
[48]
Dan tidaklah Kami memperlihatkan kepada mereka suatu tanda melainkan ia adalah lebih jelas daripada kakaknya. Dan Kami timpakan mereka dengan berbagai azab, supaya mereka kembali.
[49]
Dan mereka berkata “Wahai ahli sihir, pohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami dengan apa yang Dia telah mengadakan ikatan denganmu. Sesungguhnya kami akan beriman”
[50]
Setelah Kami hapuskan azab tersebut daripada mereka, mereka dengan serta-merta mencabuli.
[51]
Dan Firaun menyeru kaumnya, katanya “Wahai kaumku! Bukankah kerajaan Mesir ini, akulah yang menguasainya, dan sungai-sungai ini mengalir di bawahku? Tidakkah kamu melihat?
[52]
Dan bukankah aku lebih baik daripada orang yang hina keadaannya ini, yang hampir-hampir tidak dapat menjelaskan?
[53]
Sepatutnya dia dipakaikan gelang-gelang emas, atau datang malaikat bersama-samanya?”
[54]
Dan dia telah memperbodohkan kaumnya, dan mereka mematuhinya. Sesungguhnya mereka itu sememangnya kaum yang fasik.
[55]
Setelah mereka menyebabkan kemurkaan Kami, Kami seksa mereka, dan Kami tenggelamkan mereka semuanya.
[56]
Dan Kami jadikan mereka pendahulu dan contoh bagi orang-orang yang datang kemudian.
[57]
Dan ketika anak Maryam dijadikan perbandingan, tiba-tiba sahaja kaummu bersorak-sorak kesukaan terhadapnya.
[Nabi Isa]
[58]
Dan mereka berkata “Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan yang kami sembah atau dia?” Dan mereka tidak mengemukakannya kepadamu melainkan disebabkan bantahan semata-mata. Bahkan mereka adalah kaum yang suka sekali mengemukakan bantahan.
[Ketika ini Nabi Muhammad SAW menyatakan kepada golongan kafir bahawa sembahan mereka akan menjadi bahan bakar api neraka. Sebagai bantahan, mereka mengatakan Nabi Isa yang mereka sembah akan menjadi bahan bakar api neraka]
[59]
Dia tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah Kami kurniakan nikmat kepadanya, dan Kami jadikan dia sebagai contoh bagi kaum Bani Israil.
[60]
Dan kalaulah Kami menghendaki, tentulah Kami menggantikan kamu dengan malaikat di muka bumi.
[61]
Dan sesungguhnya ia menjadi tanda Saat (Kiamat), dan janganlah kamu ragu-ragu mengenainya, dan turutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
[62]
Dan janganlah biarkan syaitan mengalihkan kamu. Sesungguhnya dia musuh yang nyata bagi kamu.
[63]
Dan ketika Nabi Isa datang bersama tanda-tanda yang nyata, berkatalah dia “Sesungguhnya aku datang kepada kamu dengan membawa hikmat, dan aku menerangkan kepada kamu sebahagian dari apa yang kamu berselisihan padanya. Oleh itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
[64]
Sesungguhnya Allah, Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”
[65]
Kemudian golongan-golongan di kalangan mereka berselisihan. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang zalim itu, disebabkan azab seksa hari yang pedih.
[66]
Tidak ada yang mereka tunggu melainkan Saat bahawa ia akan datang kepada mereka secara mengejut, sedang mereka tidak sedari.
[67]
Pada hari itu sahabat-sahabat karib, sebahagiannya akan menjadi musuh kepada sebahagian yang lain, melainkan orang-orang yang bertakwa.
[68]
“Wahai hamba-hambaKu! Pada hari ini kamu tidak akan merasa sebarang kebimbangan. Dan tidak pula kamu bersedih hati”
[69]
(Iaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat keterangan Kami, dan berserah diri,
[70]
“Masuklah ke dalam Syurga, kamu dan isteri-isteri kamu, bersama kenikmatan”
[71]
Diedarkan kepada mereka pinggan-pinggan emas dan gelas-gelas. Dan di dalamnya disediakan pula segala apa yang diingini oleh jiwa dan sedap dipandang mata "Dan kekallah kamu di dalamnya selama-lamanya.
[72]
Dan inilah Syurga yang diberikan kepada kamu untuk mewarisinya, disebabkan apa yang kamu telah kerjakan.
[73]
Kamu beroleh di dalamnya berbagai jenis buah-buahan, yang daripadanya kamu makan”
[74]
Sesungguhnya orang-orang berdosa, kekal selama-lamanya dalam azab seksa neraka Jahanam.
[75]
Tidak diringankan ia daripada mereka, dan mereka pula berputus asa di dalamnya,
[76]
Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri sendiri.
[77]
Dan mereka menyeru “Wahai Malik! Biarkanlah Tuhanmu mematikan kami sahaja!” Dia menjawab “Sesungguhnya kamu tetap akan tinggal!”
[Ketua malaikat penjaga neraka]
[78]
“Demi sesungguhnya! Kami telah membawakan kebenaran kepada kamu, namun kebanyakan kamu tidak suka kepada kebenaran”
[79]
Sesungguhnya mereka telah mengambil keputusan untuk menjalankan suatu rancangan, maka sesungguhnya Kami turut mengambil keputusan.
[80]
Patutkah mereka menyangka bahawa Kami tidak mendengar apa yang mereka rahsiakan dan apa yang mereka katakan sesama sendiri? Bahkan para utusan Kami bersama mereka, sentiasa menulis.
[Malaikat]
[81]
Katakanlah “Kalau betul Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah orang yang paling awal sekali menjadi penyembah!”
[82]
Maha Suci Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, Tuhan yang mempunyai Arasy, dari apa yang mereka katakan.
[83]
Kemudian biarkanlah mereka dalam perbualan sia-sia dan bermain-main, sehingga mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.
[84]
Dan Dialah Tuhan di langit, dan Tuhan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui.
[85]
Dan Maha Tinggilah Dia yang menguasai langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya. Dan bersamaNyalah jua pengetahuan mengenai Saat. Dan kepadaNyalah kamu akan dikembalikan.
[86]
Dan segala yang mereka sembah yang lain daripadaNya itu, tidak mempunyai sebarang kuasa untuk menjadi perunding, melainkan sesiapa yang mengakui kebenaran (tauhid), dan mereka mengetahui.
[Para Nabi]
[87]
Dan jika engkau bertanyakan kepada mereka, siapakah yang menciptakan mereka? Sudah tentu mereka akan menjawab “Allah!” Maka bagaimanakah mereka dipesongkan?
[88]
Katanya “Wahai TuhanKu! Sesungguhnya mereka adalah suatu kaum yang tidak mahu beriman!”
[89]
Jika begitu, berpalinglah daripada mereka, dan katakan "Selamat sejahtera" Kelak mereka akan mengetahui!.